2013-12-03

Jika kita mengunjungi Kota Wamena di Kabupaten Jayawijaya, tentu saja akan banyak kebutuhan yang perlu dipenuhi agar bisa tinggal dengan layak. Saya kadang mengunjungi Wamena agak lama dan tinggal di rumah sewa. Untuk memenuhi kebutuhan makanan harian, saya biasa makan di warung makan dengan biaya bervariasi, antara Rp.20.000,00 sampai dengan Rp.70.000,00 sekali makan.

Salah satu faktor yang menjadi permasalahan ketika makan di warung makan adalah kita tidak bisa memastikan kebersihan peralatan makan maupun makanan yang kita makan. Untuk itu, saya dan rekan-rekan serumah sering berbelanja di pasar untuk “merakit” alias memasak sendiri makanan kami. Nah, di Wamena ini ada banyak pasar yang masing-masing bisa dijangkau dengan sepeda motor dalam hitungan menit. Beberapa di antaranya adalah: Pasar Sinakma, Pasar Putikele, Pasar Baru, Pasar Woma.



Ada satu tempat jual beli bahan makan yang sering saya sebut sebagai “Pasar Safri Darwin”. Saya sebut seperti ini karena tempat ini adalah kompleks pertokoan yang terletak di Jalan Safri Darwin Wamena. Jalan ini bersimpangan dengan Jalan Irian Bawah, yang juga merupakan pusat jual beli berbagai barang kebutuhan rumah tangga, mulai dari makanan sampai peralatan elektronik dan rumah tangga. Di ujung Jalan Irian Bawah pas “tusuk sate” terdapat Bank Mandiri yang tepatnya terletak di Jalan Trikora. Kantor Bank Mandiri Cabang Wamena ini cukup terkenal di media sosial dengan foto masyarakat asli yang menggunakan koteka sedang berkonsultasi dengan customer service. Dan setelah beberapa kali ke situ, saya melihat hal itu memang betul sering terjadi.

Kembali membahas ke pertokoan di Jalan Safri Darwin, di kompleks pertokoan ini ktia bisa membeli bahan makanan yang sebagian besar didatangkan dari Jayapura dengan menggunakan pesawat udara kargo. Ada juga sayur-sayuran, buah, dan ikan air tawar yang merupakan produksi lokal yang biasa dijual masyarakat asli.



Harga cukup bervariasi, namun saya sempat sedikit kaget ketika menawar buah mangga, karena di situ harga mangga dibanderol Rp. 45.000,00/kg. Kekagetan saya adalah mungkin karena biasanya harga mangga di Jogja tidak sampai Rp.10.000,00/kg. Saya mencoba menimbang, dan ternyata 1 buah mangga beratnya setengah kilo, alias dengan uang Rp.45.000,00 saya hanya bisa membawa 2 buah mangga. Akirnya saya urungkan niat dan saya ganti dengan memberi jeruk seharga Rp.30.000/kg. Selain lebih murah, saya bisa memperoleh banyak buah jeruk yang cukup untuk kami bagi di rumah.

Show more